Showing posts with label matematika. Show all posts
Showing posts with label matematika. Show all posts

19 Mar 2012

Kisi-kisi UN Matematika SMA

Assalaamu'alaykum sobat TERUS MENULIS. Postingan ini didedikasikan untuk sobat TERUS MENULIS yang akan menempuh UN Matematika SMA, yang punya kakak yang akan menempuh UN Matematika SMA, yang punya adik yang akan menempuh UN Matematika SMA, yang punya sepupu yang akan menempuh UN Matematika SMA, yang punya sodara yang akan menempuh UN Matematika SMA, yang punya anak yang akan menempuh UN Matematika SMA, yang punya cucu yang akan menempuh UN Matematika SMA, yang punya tetangga yang akan menempuh UN Matematika SMA, yang punya sahabat yang akan menempuh UN Matematika SMA, yang punya murid privat yang akan menempuh UN Matematika SMA, yang punya blog yang akan menempuh UN Matematika SMA dan untuk semua yang berkepentingan untuk ingin mengetahui kisi-kisi UN Matematika SMA. Semoga Bermafaat..

IPA
Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa premis.
Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan majemuk atau pernyataan berkuantor.
Menggunakan aturan pangkat, akar dan logaritma.
Menggunakan rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat.
Menyelesaikan masalah persamaan atau fungsi kuadrat dengan menggunakan diskriminan.
Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan sistem persamaan linier.
Menentukan persamaan lingkaran atau garis singgung lingkaran.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema sisa atau teorema faktor.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan komposisi dua fungsi atau fungsi invers.
Menyelesaikan masalah program linear.
Menyelesaikan masalah operasi matriks.
Menyelesaikan operasi aljabar beberapa vektor dengan syarat-syarat tertentu.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan besar sudut atau nilai perbandingan trigonometri sudut antara dua vektor.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan panjang proyeksi atau vektor proyeksi.
Menentukan bayangan titik atau kurva karena dua transformasi atau lebih.
Menentukan penyelesaian pertidaksamaan eksponen atau logaritma.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan fungsi eksponen atau fungsi logaritma.
Menyelesaikan masalah deret aritmatika.
Menyelesaikan masalah deret geometri.
Menghitung jarak dan sudut antara dua objek (titik, garis dan bidang) di ruang.
Menyelesaikan masalah geometri dengan menggunakan aturan sinus atau kosinus.
Menyelesaikan persamaan trigonometri.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan nilai perbandingan trigonometri yang menggunakan rumus jumlah dan selisih sinus, kosinus dan tangent serta jumlah dan selisih dua sudut.
Menghitung nilai limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri.
Menyelesaikan soal aplikasi turunan fungsi.
Menentukan integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan fungsi trigonometri.
Menghitung luas daerah dan volume benda putar dengan menggunakan integral.
Mengitung ukuran pemusatan dari data dalam bentuk tabel, diagram atau grafik.
Menyelesaikan masalah sehari-hari dengan menggunakan kaidah pencacahan, permutasi atau kombinasi.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian.

IPS
Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan majemuk atau pernyataan berkuantor.
Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa premis.
Menentukan hasil operasi bentuk pangkat, akar dan logaritma.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan grafik fungsi kuadrat.
Menentukan komposisi dua fungsi dan invers suatu fungsi.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan kuadrat.
Menyelesaikan pertidaksamaan kuadrat.
Menentukan penyelesaian dari sistem persamaan linear dua variabel.
Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan sistem persamaan linier.
Menentukan nilai optimum bentuk objektif dari daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear.
Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan program linear.
Menyelesaikan masalah matriks yang berkaitan dengan kesamaan, determinan, dan atau invers matriks.
Menentukan suku ke-n atau jumlah n suku pertama deret aritmatika atau geometri.
Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan barisan dan deret aritmatika.
Menghitung nilai limit fungsi aljabar.
Menghitung turunan fungsi aljabar dan aplikasinya.
Menentukan integral fungsi aljabar.
Menghitung luas daerah dengan menggunakan integral.
Menyelesaikan masalah sehari-hari dengan menggunakan kaidah pencacahan, permutasi atau kombinasi.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang dan frekuensi harapan suatu kejadian.
Menentukan unsur-unsur pada diagram lingkaran atau batang.
Menghitung nilai ukuran pemusatan dari data dalam bentuk tabel atau diagram.
Menentukan nilai ukuran penyebaran.



12 Mar 2012

Matematika itu .......

- matematika itu smart
- matematika itu QED
- matematika itu luar biasa
- matematika itu obvious
- matematika itu susah
- matematika itu sempurna
- matematika itu perfecto
- matematika itu menantang
- matematika itu tanpa batas
- matematika itu rumit
- matematika itu terbukti
- matematika itu seru
- matematika itu mantap
- matematika itu susah
- matematika itu indah
- matematika itu asyiq
- matematika itu ......................

ini kata ku, mana kata mu ??



16 Jan 2012

Percobaan Random, Kejadian dan Probabilitas (Random Experiment, Event and Probability)

Ehm ehmm, kali ini TERUS MENULIS memposting yang ada kaitan nya dengan statistik nih (perdana gtu ceritanya, hehe). Tulisan ini berisi tentang percobaan random, kejadian dan probabilitas. Nantinya tulisan-tulisan yang berkaitan dengan dunia statistik (termasuk tulisan ini) akan disatukan oleh TERUS MENULIS dalam rublik Pojok Statistik (bisa diliat di menu bar nya TERUS MENULIS lho, hehe). Monggo silakan dicekidot langsung dah tulisannya, semoga bermanfaat..



Percobaan random adalah istilah dasar yang digunakan dalam menjelaskan suatu distribusi probabilitas. Percobaan random didefinisikan sebagai suatu percobaan yang dilakukan berulang-ulang dibawah kondisi yang sama. Koleksi dari semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan random disebut ruang sampel dan elemen-elemen dari ruang sampel disebut dengan titik sampel. Ruang sampel dari suatu percobaan random diketahui sedangkan hasil yang terjadi dari suatu percobaan random tidak diketahui.

Contoh :
Dalam pelemparan sebuah koin, apabila dimisalkan bahwa pelemparan koin tersebut dilakukan berulang kali di bawah kondisi yang sama maka pelemparan koin tersebut disebut percobaan random. Hasil yang mungkin dalam pelemparan koin adalah muka atau belakang. Dengan demikian ruang sampel dari percobaan random (dalam hal ini adalah pelemparan koin) adalah € = {muka, belakang}.




Dalam pelemparan sebuah dadu, apabila dimisalkan bahwa pelemparan dadu tersebut dilakukan berulang kali di bawah kondisi yang sama maka pelemparan dadu tersebut disebut percobaan random. Hasil yang mungkin dalam pelemparan dadu adalah muka 1 , muka 2 , muka 3 , muka 4 , muka 5 atau muka 6. Dengan demikian ruang sampel dari percobaan random (dalam hal ini adalah pelemparan dadu) adalah € = { muka 1 , muka 2 , muka 3 , muka 4 , muka 5 , muka 6}.



Untuk selanjutnya akan diberikan definisi kejadian dari suatu kejadian random. Misalkan € menotasikan ruang sampel dan misalkan C menotasikan subset/himpunan bagian dari suatu ruang sampel. Himpunan dari C inilah yang disebut kejadian. Dengan demikian setiap subset/himpunan bagian dari suatu ruang sampel disebut dengan kejadian. Kejadian C dikatakan terjadi jika hasil dari percobaan random berada di C.

Contoh :
Ruang sampel dari percobaan random pelemparan sebuah dadu adalah € = { muka 1 , muka 2 , muka 3 , muka 4 , muka 5 , muka 6}. Misalkan C = { muka 1 , muka 2} maka C disebut dengan kejadian. Begitu juga jika dimisalkan C = { muka 1 , muka 3} maka C disebut dengan kejadian. Dan seterusnya untuk setiap C lain yang merupakan subset/himpunan bagian dari € disebut dengan kejadian. Kemudian dilakukan pelemparan dadu, jika dalam pelemparan dadu tersebut yang muncul adalah muka 1 maka dapat dikatakan kejadian C terjadi karena hasil dari pelemparan dadu berada di C. Jika dalam pelemparan dadu tersebut yang muncul adalah muka 6 maka dapat dikatakan kejadian C tidak terjadi karena hasil dari pelemparan dadu tidak berada di C.

Kemudian akan didefinisikan istilah probabilitas dari suatu kejadian C yang dinotasikan dengan P(C). Misalkan ada sebanyak N pengulangan dalam suatu percobaan random. Dalam hal ini dapat dihitung berapa kali kejadian C terjadi, dimisalkan kejadian C terjadi sebanyak n kali. Rasio dari N/n disebut sebagai frekuensi relatif dari kejadian C di dalam N pengulangan suatu percobaan random.  Jika nilai N semakin bertambah besar atau dengan kata lain semakin banyak dilakukan pengulangan dalam percobaan random maka berdasarkan pengetahuan dan pengalaman, nilai dari frekuensi relatif N/n cenderung stabil mendekati suatu nilai tertentu. Nilai tertentu inilah yang menjadi probabilitas dari suatu kejadian C atau dinotasikan dengan P(C). Nilai P(C) berada pada interval [0,1].